Selamat Datang di Portal Rumah Sakit Advent Bandung

RUMAH SAKIT ADVENT

Health & News

Berita & Informasi


Berita dan informasi terbaru seputar kesehatan dan Rumah Sakit Advent Bandung
22 JAN
Pertemuan Yayasan RSAB & Rektor UNPAD Web Admin RSA

Bpk. Thomas Trisno, SH, MBA Ketua Yayasan RSAB bersama Dr. Roy D. Sarumpaet, Sp. THT-KL didampingi oleh Ibu Ellen Soepandi dan Bpk Yudi Walukouw pada tanggal 22 Januari mengunjungi Universitas Padjajaran dan bertemu dengan Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA. sebagai Rektor UNPAD didampingi oleh Prof. Dr. Wawan Hermawan, MS, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.. Kunjungan tersebut untuk mempererat kerjasama tenaga medis dalam memperdalam ilmu kedokteran.

16 MAR
CHIP (Complete Health Improvement Program) Web Admin RSA

Menjadi Rumah Sakit terbaik dalam pelayanan kesehatan di Bandung pada tahun 2020 adalah visi RSAB dan salah satu Misi adalah Melaksanakan dan mempromosikan reformasi kesehatan. Oleh karena  Pelatihan CHIP yang telah dilaksanakan pada tanggal 6 Februari – 3 Maret 2015 yang merupakan salah satu program untuk memenuhi visi dan misi tersebut. Instruktur pelatihan berasal dari kantor SSD di Filipina yaitu Pst. A. Carpena,MPH, Dr. Blecenda Verona, Nutritionist, dan Dr. Linda Verona, internist. Jumlah 34 orang. Peserta pelatihan dari RSA Bandung  9 orang, Jakarta 16 orang, Bandung 7 orang, RSA Medan: 2 orang. Kegiatan pelatihan: pendaftaran dan pendataan tiap peserta (Tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkaran tangan, lingkaran badan), pemeriksaan (gula darah, lemak darah), Teori dan video di kelas, Demostrasi Menu Sehat, Jalan kaki 10.000 langkah setiap hari menggunakan alat ukur (pedo meter), Senam aerobic, Makan makanan sesuai menu CHIP, menginventaris  bahan makanan  di pasar tradisional dan di supermarket yang sesuai menu CHIP yang ada di Bandung, dll.

17 MAR
Planning RSAB 2015 Web Admin RSA

Life Style Building

 

Rencana Pembangunan RSAB Tahun 2015

  • Diabetic Clinic
  • Heart Surgery
  • Pulmonary Center
  • Memory Clinic
  • Health Center - CHIP
  • Life Style Building
  • Klinik Tamansari
23 MAR
Makanan & Pikiran Web Admin RSA

Sehubungan dengan perintah petrus agar kita menambahkan “kepada penguasaan diri ketekunan.” saya merujuk kepada berkat-berkat dari reformasi kesehatan, dan keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh oleh penggunaan kombinasi yang benar dari makanan sederhana yang menyehatkan. hubungan erat antara makan dan minum menunjang keadaan pikiran dan watak seseorang adalah sangat jelas. kita tidak mampu memperkembangkan watak yang baik melalui kebiasaan-kebiasaan hidup yang salah.
    Pemanjaan selera adalah penyebab utama kelemahan fisik, mental dan menjadi dasar dari kelemahan yang nyata dimana-mana. melalui selera makan setan mengendalikan pikiran dan seluruh badan. Ribuan orang yang seharusnya boleh hidup telah masuk kedalam kubur, dan mengalami kerusakan fisik, mental dan moral oleh karena mereka mengorbankan seluruh kekuatan mereka kepada pemanjaan selera makan.
    Alat-alat pencernaan mempunyai bagian penting dalam kebahagiaan hidup kita. Allah telah memberikan kepada kita kepintaran supaya kita mengetahui apa yang harus kita gunakan sebagai makanan. Tidakkah kita akan, sebagai laki-laki dan perempuan yang berpikiran sehat, mempelajari apakah makanan yang kita makan sesuai atau apakah menyebabkan kesusahan ? orang yang mempunyai perut yang asam sangat sering mempunyai watak yang asam. Segala sesuatu kelihatannya bertentangan kepada mereka, dan mereka cenderung jadi mudah marah dan gelisah. Jika kita mau ada damai diantara kita, kita harus menaruh lebih banyak perhatian daripada yang kita lakukan untuk menenangkan perut kita.
    Otak adalah organ dan alat atau instrumen pikiran, dan yang mengendalikan seluruh tubuh. supaya bagian-bagian lain dari susunan tubuh sehat, otak harus sehat. Dan supaya otak sehat, darah harus bersih murni. jika oleh kebiasaan yang benar dalam hal makan dan minum darah dijaga tetap bersih murni, maka otak akan diberi makan secara wajar.

 

Sumber Buku: PIKIRAN KARAKTER DAN KEPRIBADIAN

31 MAR
Hubungan Manusia Web Admin RSA

Kita semua dijalin dalam jaringan besar manusia, dan apapun yang dapat kita lakukan untuk memberikan manfaat dan mengangkat orang lain akan tercermin dalam berkat yang kita terima. Hukum saling bergantung berlaku pada semua kelompok masyarakat.

Dalam rencana Tuhan manusia telah dijadikan saling memerlukan satu sama lain. Jika semua orang melakukan sekuat tenaga untuk menolong mereka yang memerlukan pertolongan, kasih dan simpati mereka yang tidak mementingkan diri sendiri, betapa pekerjaan yang menyenangkan telah dilakukan. Allah telah mempercayakan talenta-talenta kepada setiap orang. Talenta-talenta ini harus digunakan untuk menolong orang lain menjalani jalan yang sempit. Dalam pekerjaan ini seseorang dihubungkan dengan seseorang yang lain, dan semua orang dipersatukan dalam Tuhan. Hanya oleh pelayanan yang tidak mementingkan diri sendirilah sehingga kita boleh meningkatkan dan menambah talenta kita.

Menolong orang lain bisa juga menolong diri sendiri. Banyak orang berada dalam ketidakjelasan. Mereka telah kehilangan arah. Mereka tidak tahu arah mana yang harus dijalani. Biarlah mereka yang bingung mencari orang lain yang berada dalam kebingungan dan mengucapkan kepada mereka kata-kata pengharapan dan dorongan. Pada waktu mereka mulai melakukkan pkerjaan ini, terang surga akan menyatakan kepada mereka jalan yang harus mereka ikuti. Oleh kata-kata penghiburan mereka kepada orang yang menderita, mereka juga akan terhibur. Oleh menolong orang lain, mereka sendiri akan tertolong keluar dari kesulitan mereka. Sukacita menggantikan tempat kesedihan dan kemurungan. Hati yang dipenuhi dengan Roh Allah menyinarkan kehangatan kepada sesama manusia. Semua orang yang seperti itu tidak lagi berada dalam kegelapan, karena “ kegelapannya ” bagaikan sinar matahari tengah hari.

05 MAY
Haluskan Kulit dan Sehatkan Ginjal Web Admin RSA

Buah melon yang punya nilai ekonomi tinggi, punya arti penting bagi kesehatan. Zat-zat gizi yang dikandungnya, baik untuk kulit, mata, saraf, dan ginjal, serta mampu menangkal kanker.

Kadar vitamin C (asam askorbat) per 100 gram melon sekitar 34 mg. Vitamin C dapat diandalkan sebagai antioksidan yang efektif untuk menangkal radikal bebas. Oksidan (radikal bebas) adalah zat berbahaya yang dapat menyerang sel-sel tubuh.

Fungsi vitamin C juga berkaitan dengan kolagen. Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti kulit. Keberadaan kolagen dapat mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kekencangan kulit.

Melon merah dan oranye mengandung senyawa karotenoid yang dapat melindungi sel tubuh dari radikal bebas dan juga bisa diubah menjadi vitamin A. Vitamin A penting untuk mempertahankan jaringan ari pada kulit agar tetap sehat. Jika tersedia cukup vitamin A, kulit jadi lembut dan lembab. Sering makan melon, kulit tidak akan kasar dan kering.

Kadar karetonoid yang tinggi dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga menurunkan risiko kanker. Karotenoid bersama vitamin E dan C berperan sebagai antioksidan untuk mencegah kanker paru-paru.

Melon juga merupakan sumber vitamin B. Vitamin B1 berperan dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi secara optimal. Melon juga kaya vitamin B2 (riboflavin) dan niasin yang berperan menjaga kesehatan kulit, mata, dan saraf. Sedangkan niasin mencegah gangguan pencernaan.

Melon juga kaya mineral. Kalsiumnya membantu mencegah penggumpalan darah, mineralnya menghilangkan keasaman tubuh dan menyembuhkan sembelit. Kadar air melon bisa mencapai 95 persen, sehingga memberi efek menyejukkan. Karena itu, melon dapat meredakan panas dalam dan membersihkan ginjal dari sisa metabolisme.

Air berfungsi sebagai pelarut, bagian dari pelumas, pereaksi kimia, membantu mengatur suhu tubuh, serta memelihara bentuk serta susunan tubuh. Melon mempunyai daya diuretik yang sangat baik, sehingga dapat mencegah penyakit ginjal.

Serat pangan per 100 g melon 0,7 g. Manfaat serat di antaranya adalah mencegah terbentuknya senyawa karsinogenik (pemicu kanker), menurunkan kolesterol, mempermudah proses buang air besar, membantu penurunan berat badan, mengontrol gula darah, sehingga bermanfaat mencegah diabetes.

05 MAY
Pare Obat Alami Diabetes Web Admin RSA

Pare, sayur pahit yang satu ini memang menyimpan kejutan, tahukah Anda bahwa sayur yang satu ini bisa menurunkan gula darah Anda?

Tak banyak yang mengetahui bahwa pare bisa untuk para diabetesi, sebuah studi dari Jurnal Ethnopharmacology menyatakan bahwa baik pare segar maupun yang dikeringkan dalam jumlah 1.5 ons - 3 ons bisa membuat kadar gula darah turun sebanyak 48%, membuat toleransi glukosa membaik tanpa terjadi peningkatan insulin, serta memperbaiki kadar gula darah puasa pada diabetesi. Memang ini sangat baik untuk para diabetesi akan tetapi hati - hati dalam menggunakannya jika kadar gula darah Anda normal.

Komposisi pare sangatlah beragam, rasa pahit pare yang merupakan karakter khasnya disebabkan karena kandungan cucurbitacins. Diantara komposisi ini terdapatlah Charantin yang merupakan suatu bahan primer dalam mengurangi regulasi gula darah. Charantin membuat suatu reaksi penurunan gula darah (hipoglikemik). Pare juga mengandung suatu peptida yang menyerupai sifat insulin, salah satunya adalah polipeptida P dan alkaloid. Kandungan lain dalam pare pun turut serta dalam efek perubahan gula darah. Pada penelitian percobaan yang dilakukan ke manusia, pare menunjukkan perubahan signifikan dalam pengontrolan gula darah setelah mengkonsumsinya dan menghasilkan efek penurunan gula darah.

Salah satu metode untuk menggunakan pare adalah dengan membuat jus pare segar ukuran kecil dan buatlah sebanyak 50ml pare (1,5 ons) sampai 100 ml (sekitar 3 ons) lalu dibagi menjadi 2 atau 3 dosis sehari. Perlu diingat jus pare ini sangatlah pahit.

Meskipun pare sangat baik untuk menurunkan gula darah, akan tetapi harus diperhatikan penggunaannya apalagi jika Anda seorang diabetesi yang menggunakan obat - obatan untuk mengontrol kadar gula darah Anda. Jangan lupa untuk memonitor kadar gula darah Anda jika Anda memutuskan untuk memakai pare sebagai tambahan pengontrol kadar gula darah. Jika Anda sedang dalam pengobatan bersama obat gula sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter Anda sebelum Anda menggunakan pare bersama obat Anda karena pare bisa menyebabkan kadar gula darah Anda turun drastis bila memakai terlalu berlebihan. Sedangkan untuk riwayat alergi terhadap pare belum pernah ada penelitiannya.

05 MAY
Buah Naga Kuatkan Fungsi Ginjal Web Admin RSA

Sajen buat dewa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Buah yang kaya serat, vitamin, dan mineral ini mampu mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.

Buah naga memiliki penampilan sangat unik dan menarik. Ukurannya sebesar mangga gedong gincu, dengan warna merah menyala. Kulitnya seperti sisik ular besar (naga), tetapi bukan karena itu buah ini dikenal sebagai dragon fruit. Rasanya manis segar dan sedikit asam.

Ada yang mengaitkannya dengan mitos mampu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Akhir-akhir ini tanaman buah tersebut juga mulai dimanfaatkan sebagai tanaman hias berbuah yang ditanam di dalam pot.

Kaya Serat

Kandungan serat pada buah naga sangat baik, mencapai 0,7-0,9 gram per 100 gram. Serat sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian dikeluarkan bersama tinja. Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh.

Selain untuk mencegah kolesterol, kandungan serat pada buah naga juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Serat pangan (dietary fiber) mampu memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari rongga mulut hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses. Sementara itu, serat pangan akan mengikat zat-zat karsinogenik. Berkat transit time yang pendek, waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga semakin pendek, sehingga kesempatan membahayakan tubuh semakin kecil (Goldberg, 1994).

Serat pangan sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Sayangnya, konsumsi serat di Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu sekitar 10 gram per orang per hari. Padahal, konsumsi serat pangan yang dianjurkan adalah 20-30 gram per orang per hari.

Buah naga terkenal sebagai salah satu sumber betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya.  

Diperkirakan setiap 6 mikrogram betakaroten mempunyai aktivitas biologis setara dengan 1 mikrogram retinol. Kelompok FAO-WHO telah menghitung bahwa hanya separuh dari betakaroten yang terserap yang akan diubah menjadi vitamin A. Kira-kira hanya 1/6 dari kandungan karoten dalam bahan makanan yang akhirnya akan dimanfaatkan oleh tubuh.

Betakaroten juga merupakan jenis antioksidan yang dapat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil. Kemampuan betakaroten bekerja sebagai antioksidan berasal dari kesanggupannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. Karena betakaroten efektif pada konsentrasi rendah oksigen, dapat melengkapi sifat antioksidan vitamin E yang efektif pada konsentrasi tinggi oksigen.

Betakaroten juga dikenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan paru. Betakaroten dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu relatif lebih lama dibandingkan dengan vitamin A, sehingga memberikan perlindungan lebih optimal terhadap munculnya kanker.

Turunkan Kolesterol

Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R&D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.

Badan Litbang Pertanian RI menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Khasiat buah naga masih belum diketahui oleh masyarakat luas. Selain penelitian yang masih sangat terbatas, buah ini masih sangat langka. Bahkan, masih banyak di antara kita yang sama sekali tidak mengenal buah ini.

Buah naga merupakan sumber vitamin dan mineral yang cukup baik. Kadar vitamin B1 pada buah naga mencapai 0,3 mg per 100 gram daging buah. Konsumsi vitamin B1 per orang per hari yang dianjurkan oleh Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (2004) adalah 0,5-0,9 mg untuk anak-anak di bawah 10 tahun, serta 0,9-1,0 mg untuk orang dewasa. Wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui perlu tambahan sebesar 0,3 mg per hari di atas kebutuhan normalnya.

Pada prinsipnya tiamin (vitamin B1) berperan sebagai koenzim dalam reaksi-reaksi yang menghasilkan energi dari karbohidrat dan memindahkan energi membentuk senyawa kaya energi yang disebut ATP. Kekurangan tiamin akan menyebabkan polyneuritis (beri-beri kering), yang disebabkan oleh terganggunya transmisi saraf atau jaringan saraf menderita kekurangan energi. Gejala kekurangan tiamin mula-mula adalah lelah, hilang selera makan, berat badan menurun, dan gangguan pencernaan.

Buah naga juga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Zat-zat tersebut juga baik untuk mentralkan racun dalam darah, meningkatkan daya penglihatan, dan mencegah hipertensi.

Kandungan air pada buah naga juga cukup tinggi, yaitu mencapai 83 gram per 100 g daging buah. Karena itu, buah naga dapat juga dijadikan pencuci mulut yang lezat.

Komposisi gizi per 100 gram daging buah naga (Komponen dan  Kadarnya)

Air (g)    82,5-83,0

Protein (g)    0,16-0,23

Lemak (g)    0,21-0,61

Serat/dietary fiber (g)     0,7-0,9

Betakaroten (mg)    0,005-0,012

Kalsium (mg)    6,3-8,8 

Fosfor (mg)    30,2-36,1 

Besi (mg)    0,55-0,65 

Vitamin B1 (mg)    0,28-0,30 

Vitamin B2 (mg)    0,043-0,045 

Vitamin C (mg)    8-9

Niasin (mg)    1,297-1,300 

 

PENGHADANG SARIAWAN

Buah naga (Dragon Fruit) kini makin akrab telinga kita. Padahal hingga tahun 2001, buah ini hanya bisa dijumpai di Israel, Australia, Thailand, dan Vietnam. Sekarang, buah ini mudah dijumpai di pasar swalayan di Indonesia.

Tanaman ini asli Meksiko, Amerika Selatan bagian utara, dan menyebar ke negara-negara di sekitarnya, termasuk Guyama. Pada awalnya, buah naga dibawa ke kawasan Indocina oleh seseorang berkebangsaan Perancis pada sekitar tahun 1870, dari Guyama, sebagai hiasan. Alasannya sederhana, sosoknya unik dan bunganya cantik berwarna putih. Waktu mekar pada malam tanggal 1 dan 15 kalender Komariah, ia mengeluarkan bau harum.
Empat Jenis
Jenis buah naga ada empat macam. Pertama, buah naga daging putih (Hylocereus undatus). Kulit merah buah ini amat kontras dengan daging putih di dalamnya. Di dalam daging itu bertebaran biji hitam. Jenis ini mudah dijumpai di pasar lokal maupun mancanegara. Bobot rata-rata per buah 400-500 gram, ada juga yang hingga 650 gram.

Buah jenis ini bercita rasa manis bercampur masam segar, mempunyai sisik atau jumbai kehijauan di sisi luar, serta kadar kemanisannya tergolong rendah dibandingkan dengan buah naga jenis lain. Kadar kemanisan 10-13 brik. Tanaman ini sangat cocok ditanam di lahan kering, dan dalam sekali tanam usianya bisa bertahan sampai 20 tahun.

Kedua, buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus). Sosok tanaman jenis ini lebih kekar. Di bagian batang dan cabang, jarak antarduri tampak lebih rapat. Bobot buahnya rata-rata 400-500 gram. Dagingnya berwarna merah keunguan. Kadar kemanisan 13-15 brik.

Ketiga, buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis). Batangnya lebih besar dan berwarna loreng ketika tua. Kulit buah merah dan berjumbai. Ukuran buahnya rata-rata 400-500 gram. Tingkat kemanisan 13-15 brik.

Keempat, buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus). Penampilannya khas dengan kulit kuning dan tanpa sisik atau jumbai. Tekstur kulit cenderung halus, seperti apel, sehingga dijuluki kaktus apel. Kadar kemanisan 15-18 brik. Ukuran buah 80-100 gram.

Aneka Khasiat
Tanaman yang buahnya berbentuk bulat lonjong mirip buah nanas ini, kaya akan vitamin dan mineral dengan kandungan serat cukup banyak sehingga cocok untuk diet. Dijelaskan Sinse David dari Klinik Cikini, Jakarta, buah naga selain mempunyai nilai ekonomis tinggi, juga berkhasiat. Masyarakat Eropa mempercayai buah naga ini mampu menurunkan kolesterol, menyeimbangkan kadar gula darah, mencegah kanker usus, menguatkan fungsi ginjal, tulang, dan daya kerja otak, meningkatkan ketajaman mata, mengobati keputihan, dan sebagai pelindung kesehatan mulut, termasuk sariawan.

© 2017 RS Advent Bandung