WASPADA DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak, terutama di musim hujan. Di Kota Bandung, kasus DBD dilaporkan terus meningkat, sehingga kewaspadaan dan deteksi dini sangat diperlukan oleh orang tua dan masyarakat.
DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Anak-anak merupakan kelompok yang rentan mengalami kondisi berat bila penanganan terlambat. Oleh karena itu, mengenali gejala sejak awal dan mengetahui langkah yang tepat dapat menyelamatkan nyawa.
Gejala DBD pada Anak yang Perlu Diwaspadai
DBD sering kali diawali dengan gejala yang tampak seperti demam biasa. Namun, orang tua perlu lebih waspada bila anak mengalami:
-
Demam tinggi mendadak (≥39°C)
-
Sakit kepala, nyeri otot dan sendi
-
Mual, muntah, serta penurunan nafsu makan
-
Ruam atau kemerahan pada kulit
-
Mimisan atau anak mudah mengalami memar
Gejala-gejala ini dapat muncul dalam beberapa hari pertama dan berpotensi berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Tanda Bahaya: Segera ke Fasilitas Kesehatan
Segera bawa anak ke puskesmas atau rumah sakit terdekat apabila muncul tanda-tanda berikut:
-
Nyeri perut hebat
-
Muntah terus-menerus
-
Anak tampak lemas, gelisah, atau sampai pingsan
-
Perdarahan, seperti mimisan hebat atau buang air besar berwarna hitam
Penanganan medis yang cepat sangat menentukan keselamatan anak.
Peran Orang Tua dalam Penanganan Awal
Orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak yang dicurigai DBD. Langkah yang dianjurkan antara lain:
-
Jangan menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan
-
Pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup
-
Berikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter
-
Jangan memberikan obat lain tanpa resep dokter
-
Jangan menunggu hingga trombosit turun untuk mencari pertolongan medis
Pencegahan DBD dengan 3M Plus
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. DBD dapat dicegah dengan menerapkan langkah 3M Plus, yaitu:
-
Menguras tempat penampungan air minimal 1 kali seminggu
-
Menutup rapat wadah air
-
Mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menampung air
-
Plus, melakukan upaya tambahan seperti menggunakan kelambu, lotion anti nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan
Ingat!
DBD dapat berakibat fatal bila terlambat ditangani. Deteksi dini dan penanganan yang cepat adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa anak.
(dw/em 2026)
